Akhir tahun 2008 ditutup dengan genangan darah kaum muslimin palestina. Dunia terbelalak dalam kengerian yang ditebar yahudi lakanatullah. Lebih 400 jiwa (seperempatnya adalah wanita dan anak-anak) jadi korban kebiadaban israel. Muslimin seluruh dunia berreaksi dengan bermacam cara.

Para pemimpin negara (termasuk presiden RI) mengecam/mengutuk pembantaian itu. Ormas-ormas dan Partai Politik Islam negeri ini melakukan demo untuk memberikan dukungan moril, doa dan harta bagi rakyat Palestina. Namun sampai kapan kita memberikan bantuan untuk mereka hanya dengan cara seperti ini?!

Makar yahudi laknatullah terus akan menebarkan teror kemanusiaan di Palestina hingga tanah para nabi itu dikangkangi seluruhnya, atau yahudi dihancurkan dan diusir dari tanah Palestina (dengan izin Allah SWT dan usaha kaum muslimin seluruh dunia).

PBB tidak mungkin diharapkan lagi. Sejarah telah berulang kali mencatat dengan tinta hitamnya, bagaimana resolusi-resolusi hanya jadi bualan tak bermakna dimentahkan oleh sahabat karib yahudi laknatullah amerika dan para sekutunya.

Saatnya dunia membentuk PBB yang baru. Seharusnya OKI bisa menjadi pelopor untuk berdirinya PBB yang adil dan berpihak pada kemanusiaan. Namun apa daya negeri-negeri muslim hari ini tunduk dalam-dalam pada amerika dan para sekutunya (tidak lagi ada izzah di hati para pemimpin negeri-negeri muslim). Ada yang karena telah bergelimang harta sehingga dihinggapi hubbud-dunya dan ada pula yang tak berkutik dalam jerat hutang bertumpuk-tumpuk akibat sistem ekonomi yang dirancang yahudi (dan tidak ada kemauan untuk mengembangkan dan menerapkan sistem ekonomi islami.

Ya Allah, tolonglah kami keluar dari jerat-jerat dunia agar bisa menegakkan kepala di depan musuh-musuh kami. Ya Rabb, angkatlah pemimpin di antara kami yang kuat dan adil untuk membebaskan tanah Palestina dari cengkeraman yahudi.

Tinggalkan Balasan