1. Download paket phpMyadmin dari situs resminya (http://www.phpmyadmin.net/).
  2. Ekstrak paket phpMyadmin ke direktori webserver.
  3. Masuk direktori phpMyadmin hasil ekstrak tersebut, lalu copy file “config.sample.inc.php” ke file “config.inc.php”.
  4. Edit file config.inc.php sehingga isinya kurang lebih menjadi sbb: $cfg[‘blowfish_secret’] = ‘NamAku00324861834876JUWArTO’; /* YOU MUST FILL IN THIS FOR COOKIE AUTH! */
    • /* Servers configuration */
      $i = 0; /*
    • /* First server */
      $i++;
    • /* Authentication type */
      $cfg['Servers'][$i]['user'] = 'root';
      $cfg['Servers'][$i]['password'] = 'passroot'; // use here your password
      $cfg['Servers'][$i]['auth_type'] = 'cookie';
    • /* Server parameters */
      $cfg['Servers'][$i]['host'] = 'localhost';
      $cfg['Servers'][$i]['connect_type'] = 'tcp';
      $cfg['Servers'][$i]['compress'] = false;
    • /* Select mysql if your server does not have mysqli */
      $cfg['Servers'][$i]['extension'] = 'mysql';
      $cfg['Servers'][$i]['AllowNoPassword'] = false;
    • /* phpMyAdmin configuration storage settings. */
    • /* User used to manipulate with storage */
      $cfg['Servers'][$i]['controluser'] = 'root';
      $cfg['Servers'][$i]['controlpass'] = 'passroot';
    • /* Storage database and tables */
      $cfg['Servers'][$i]['pmadb'] = 'phpmyadmin';
      $cfg['Servers'][$i]['bookmarktable'] = 'pma_bookmark';
      $cfg['Servers'][$i]['relation'] = 'pma_relation';
      $cfg['Servers'][$i]['table_info'] = 'pma_table_info';
      $cfg['Servers'][$i]['table_coords'] = 'pma_table_coords';
      $cfg['Servers'][$i]['pdf_pages'] = 'pma_pdf_pages';
      $cfg['Servers'][$i]['column_info'] = 'pma_column_info';
      $cfg['Servers'][$i]['history'] = 'pma_history';
      $cfg['Servers'][$i]['tracking'] = 'pma_tracking';
      $cfg['Servers'][$i]['designer_coords'] = 'pma_designer_coords';
      $cfg['Servers'][$i]['userconfig'] = 'pma_userconfig';
  5. Buka browser dan akses url phpMyadmin. Login sebagai root.
  6. Import script sql bawaan paket phpmyadmin di subdirektori “./scripts/create_tables.sql”.
  7. Logout kemudian login kembali. Akan tampil phpMyadmin dengan fitur lengkap dan tampilan indah!

Selamat mencoba.

Note 1

Dalam skenario virtualisasi, di mana phpmyadmin diletakkan di webserver di mesin host (dalam contoh ini mesin host adalah linux) dalam domain “admin.joe”, agar phpmyadmin bisa diakses oleh mesin guest (dalam contoh ini mesin guest adalah Microsoft Windows), maka ada sedikit langkah setting yang harus dilakukan (asumsi ip-number mesin host adalah 192.168.56.1 dan ip-number mesin guest adalah 192.168.56.101) :

[+] Konfigurasi pada mesin host
    [-] Ubah isi file /etc/apache2/apache2.conf baris paling bawah :
        ServerName 127.0.0.1
    menjadi
        ServerName 192.168.56.1
    [-] Tambahkan pada isi file /etc/hosts :
        192.168.56.1 admin.joe
[+] Konfigurasi pada mesin guest
    [-] Tambahkan baris berikut dalam file C:\Windows\System32\drivers\etc\hosts baris paling bawah :
        192.168.56.1 admin.joe
    [-] Setting browser pada mesin guest :
        Internet Options - LAN Settings - Proxy Server - Advanced - Exceptions
        Isikan setelah tanda "; 192.168.56.1; admin.joe" (tanpa tanda "")
[+] Konfigurasi selesai.
Dari browser client di mesin guest tinggal ketikkan url "http://admin.joe"

Note 2

Apabila diinginkan dari mesin guest bisa akses mysql (port:3306) langsung tanpa lewat phpmyadmin, maka lakukan beberapa langkah berikut:

[+] Konfigurasi pada mesin host
    [-] Buat user pada mysql yang bisa akses dari selain localhost (any)
    [-] Edit file /etc/mysql/my.cnf dan ubah baris
            bind-address = 127.0.0.1
        menjadi
            #bind-address = 127.0.0.1
[+] Konfigurasi pada mesin guest
    Pastikan user bisa membuka port 3306 (cek firewall)
[+] Konfigurasi selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *