By | 18 November 2019
Lahir          : 31 Januari 1956, Haarlem, Belanda
Tempat tinggal : Belmont, California, Amerika Serikat
Kebangsaan : Belanda
Almamater : Universitas Amsterdam
Pekerjaan : Programmer komputer, penulis
Tempat kerja : Dropbox
Dikenal atas : Menciptakan bahasa pemrograman Python
Suami/istri : Kim Knapp
Anak : Orlijn Michiel Knapp-van Rossum
Penghargaan : Award for the Advancement of Free Software (2001)
Penghargaan NLUUG (2003)
Situs web : www.python.org/~guido/

Guido van Rossum adalah programmer komputer berkewarganegaraan Belanda yang lebih di kenal sebagai pencipta dan “Benevolent Dictator for Life” dari bahasa pemrograman Python yang artinya dia hanya akan memberikan keputusan akhir jika dibutuhkan.

Edukasi dan Kehidupan

Van Rossum dilahirkan dan dibesarkan di Belanda, di mana dia mendapatkan gelar Master di jurusan matematika dan ilmu komputer dari Universitas Amsterdam pada tahun 1982. Dia memiliki seorang adik bernama Just van Rossum, yang dikenal sebagai desainer tulisan dan programmer yang mendesain jenis huruf yang digunakan di tulisan logo “Python Powered”.

Van Rossum sekarang tinggal di Belmont, California, bersama dengan istrinya, Kim Snapp, dan anak mereka. Menurut halaman pribadinya, kata “van” di namanya harus dikapitalisasi ketika memanggilnya hanya dengan nama belakang, akan tetapi tidak perlu dikapitalisasi jika menggunakan nama belakang dan nama belakangnya secara bersamaan.

Hasil Kerja

Sembari berkerja di Centrum Wiskunde & Informatica (CWI), Van Rossum menulis dan berkontribusi ke rutin glob() di BSD Unix pada tahun 1986 dan membantu menciptakan bahasa pemrograman ABC. Dia juga menciptakan Grail, sebuah penjelajah web tingkat awal yang ditulis dalam Python.

Dia sempat bekerja di berbagai institusi riset, termasuk Centrum Wiskunde & Informatica (CWI) di Belanda, National Institute of Standards and Technology (NIST) di Amerika Serikat, dan Corporation for National Research Initiatives (CNRI).

Python

Pada Desember 1989, Van Rossum sedang mencari untuk sebuah proyek pemrograman yang akan membuat dirinya sibuk selama liburan natal ketika kantornya tutup. Dia memutuskan untuk membuat sebuah interpreter untuk sebuah bahasa scripting baru yang akan menjadi penerus bahasa pemrograman yang dia pernah bantu rancang sebelumnya, ABC, dan berusaha menciptakan sesuatu yang akan memikat para pegiat Unix/C.

Dia menjelaskan bahwa pendahulu Python, ABC, terinspirasi oleh SETL, dia memberikan catatan bahwa salah satu pencipta ABC lainnya Lambert Meertens pernah menghabiskan satu tahun dengan grup SETL di NYU sebelum menciptakan desain untuk ABC.

Di tahun 1995, Guido melanjutkan pembuatan python di Corporation for National Research Initiative (CNRI) di Virginia Amerika, di mana dia merilis beberapa versi dari python.

Pada Mei 2000, Guido dan tim Python pindah ke BeOpen.com dan membentuk tim BeOpen PythonLabs. Di bulan Oktober pada tahun yang sama, tim python pindah ke Digital Creation (sekarang menjadi Perusahaan Zope). Pada tahun 2001, dibentuklah Organisasi Python yaitu Python Software Foundation (PSF). PSF merupakan organisasi nirlaba yang dibuat khusus untuk semua hal yang berkaitan dengan hak intelektual Python. Perusahaan Zope menjadi anggota sponsor dari PSF.

Semua versi python yang dirilis bersifat open source. Dalam sejarahnya, hampir semua rilis python menggunakan lisensi GFL-compatible.

Nama python sendiri tidak berasal dari nama ular yang kita kenal. Guido adalah penggemar grup komedi Inggris bernama Monty Python. Ia kemudian menamai bahasa ciptaannya dengan nama Python.

Penghargaan

  • Di konferensi FOSDEM 2002 di Brussels, Van Rossum menerima penghargaan Awards for the Advancement of Free Software dari Free Software Foundation (FSF) atas jasanya dalam menciptakan Python
  • Pada Mei 2003, dia menerima penghargaan NLUUG.
  • Pada tahun 2006, dia diakui sebagai Distinguished Engineer oleh Association for Computing Machinery.
  • Pada tahun 2018, dia dijadikan sebagai Fellow di Museum Sejarah Komputer.

Sumber:
https[:]//id[.]wikipedia[.]org/wiki/Guido_van_Rossum
https[:]//www[.]pythonindo[.]com/sejarah-python/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *