Mentan Suswono Diabaikan
Uncategorized / 28 Juni 2013

Menko Perekonomian Hatta Rajasa (kanan) mewakili Pemerintah Indonesia menerima penghargaan Notable Result dari Food Agricultural Organization (FAO) yang diserahkan Dirjen FAO Jose Graziano da Silva (kiri) pada pertemuan Sesi ke-38 FAO Conference, Roma, Italia, Minggu (16/6/2013). Penghargaan tersebut mencerminkan apresiasi yang tinggi dan pengakuan dari masyarakat global untuk upaya Indonesia yang secara konsisten mengurangi kelaparan dan kekurangan gizi berdasarkan target Millenium Development Goals (MDGs) dan World Food Summit (WFS). Yang aneh adalah mengapa bukan Mentan Suswono yang mewakili Indonesia dalam penyerahan penghargaan tersebut? Sumber: ANTARA

Konfigurasi Static IP di Ubuntu Server
Uncategorized / 29 Mei 2013

Posting kali ini adalah tentang cara mengkonfigurasi network di Ubuntu Server agar bisa menjadi Static IP (defaulnya adalah DHCP). Berikut adalah langkah-langkah detil cara melakukan konfigurasi dimaksud: [1]  Edit file “/etc/network/interfaces” dengan perintah: $ sudo vi /etc/network/interfaces Isi file tersebut secara default adalah sbb: # The loopback network interface auto lo iface lo inet loopback # The primary network interface auto eth0 iface eth0 inet dhcp [2]  Ubah bagian primary network interface sehingga menjadi sbb: # The primary network interface auto eth0 iface eth0 inet static address 192.168.100.7 #ip_address yang diinginkan network 192.168.1.0 #sesuai ip_address broadcast 192.168.1.255 #sesuai ip_address netmask 255.255.255.0 #netmask yang dinginkan gateway 192.168.100.254 #ip_address gateway jaringan LAN yang ada  [3]  Tambahkan baris “nameserver 192.168.100.3” (ip_address proxy server) pada DNS Setting sbb: $ sudo vi /etc/resolv.conf Menambahkan baris nameserver secara langsung di file “/etc/resolv.conf” sebenarnya tidak disarankan, karena file “/etc/resolv.conf” akan direset (dikosongkan isinya) saat mesin restart. Solusinya adalan dengan menambahkan baris berikut di file “/etc/network/interfaces” (lihat langkah no. 2): dns-nameservers 192.168.100.3 8.8.8.8 8.8.4.4 dns-search djpk.depkeu.go.id Sehingga isinya menjadi: # The primary network interface auto eth0 iface eth0 inet static address 192.168.100.7 #ip_address yang diinginkan network 192.168.1.0 #sesuai ip_address broadcast 192.168.1.255 #sesuai ip_address netmask 255.255.255.0 #netmask yang dinginkan…

Konfigurasi Network di CentOS
Uncategorized / 26 April 2013

Berikut adalah catatan kecil saya saat mengaktifkan network ethernet di Linux CentOS, dan mestinya cara yang sama juga dapat dipakai di distro-distro linux lainnya. Edit file “/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0”, sehingga isnya menjadi seperti berikut: DEVICE=”eth0″ (yang ini tidak perlu diedit) HWADDR=”08:00:27:FF:BF:9F” (yang ini tidak perlu diedit) NM_CONTROLLED=”yes” (yang ini tidak perlu diedit) ONBOOT=”yes” (yang ini tidak perlu diedit) TYPE=”Ethernet” (yang ini tidak perlu diedit) BOOTPROTO=”dhcp” (opsinya adalah dhcp atau static) #Apabila BOOTPROTO menggunakan opsi static, berikut ini contoh konfigurasinya: #BOOTPROTO=”static” #IPADDR=”192.168.1.3″ #NETMASK=”255.255.255.0″ #GATEWAY=”192.168.1.1″  Semoga bermanfaat.

Berbagi Folder Dengan Samba
Uncategorized / 23 April 2013

Selamat siang semua. Hari ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman dalam mengkonfigurasi Samba untuk keperluan Share Folder di Linux. Saat ini saya menggunakan distro Fuduntu. Rekan-rekan yang pengin tahu apa itu Fuduntu silahkan lanjut baca posting saya yang ini. Sedikit info: Samba adalah suatu paket di linux yang berfungsi untuk menjembatani (membuat koneksi) antara mesin Linux dengan mesin Microsoft Windows. Dengan samba kita bisa melakukan berbagi pakai folder maupun berbagi pakai printer lewat jaringan. Ok, langsung saja ke TKP! 01. Yang harus dilakukan pertama kali tentu saja menginstall paket samba 🙂 02. Buat user baru (yang akan digunakan untuk mengakses share folder lewat samba). juwarto@localhost ~ $ sudo useradd samba juwarto@localhost ~ $ sudo passwd samba Changing password for user samba. New password: Retype new password: 02. Tambahkan user tersebut ke dalam Samba (menjadi usernya Samba). juwarto@localhost ~ $ sudo smbpasswd -a samba New SMB password: Retype new SMB password: Saran saya: sebaiknya gunakan password yang sama antara User Samba dengan User Linux-nya agar tidak lupa. 03. Buat direktori yang akan dijadikan Share Folder, misal di “/home/joeshares”. juwarto@localhost ~ $ sudo mkdir /home/joeshares 04. Ubah permission “/home/joeshares” agar bisa dibaca-tulis oleh owner dan group, sedangkan other hanya baca saja. juwarto@localhost…

Mematikan Zombie Process
Uncategorized / 20 April 2013

Berikut adalah langkah-langkah untuk mematikan zombie process di linux. Mencari Zombie Process juwarto@localhost ~ $ ps axef Opsi “ef” akan menampilkan process (family) tree.  Berikut adalah contoh yang dihasilkan oleh command di atas: PID     TTY   STAT   TIME    COMMAND 2         ?        S          0:00      [kthreadd] 3         ?        S          0:00      \_ [ksoftirqd/0] 4         ?        S          0:00      \_ [kworker/0:0] 5         ?        S<        0:00      \_ [kworker/0:0H] 7         ?        S<        0:00      \_ [kworker/u:0H] 1         ?        Ss        0:00      /sbin/init 581    ?        Ss         0:00      /sbin/udevd -d 805    ?        S           0:00      \_ /sbin/udevd -d 806    ?        S           0:00       \_ /sbin/udevd -d 1076  ?    …

Fuduntu
Uncategorized / 19 April 2013

Secara singkat, Fuduntu bertujuan untuk menggabungkan antara Fedora dan Ubuntu. Ini berarti seperti Fedora, ia menggunakan RPM dan fokus pada software canggih (selama tidak mempengaruhi stabilitasnya) dan seperti Ubuntu, ia diupayakan agar mudah digunakan dan masih mempertahankan desain estetis (tanpa mengorbankan kinerja). Fuduntu adalah distribusi Linux ringan dan menyenangkan. Tujuan diciptakannya Fuduntu adalah untuk memberikan sebuah pengalaman estetis kepada pengguna dengan aplikasi up-to-date yang membuat Fuduntu sangat cocok untuk desktop, laptop, ataupun netbook. Para pengguna Laptop dan Netbook akan senang mengetahui bahwa Fuduntu dioptimalkan untuk komputasi di mana saja dan menyediakan alat untuk membantu mencapai masa hidup baterai secara maksimum ketika untethered. Perpanjangan waktu hidup baterai bisa mencapai 30% atau lebih dibanding distribusi Linux lainnya. Manfaat besar lainnya adalah bahwa Fuduntu adalah distribusi rolling release. Setelah menginstal dari media rilis (kuartalan), pengguna tidak perlu khawatir tentang menginstal ulang lagi dalam beberapa bulan untuk mendapatkan keuntungan dari perangkat lunak terbaru yang tersedia. Latar Belakang Proyek Fuduntu dimulai pada 2010 oleh Andrew Wyatt (fewt). Dia bereksperimen dengan paket “power saving” untuk linux yang populer bernama Jupiter. Seperti halnya dengan banyak distro Linux, proyek ini secara bertahap menarik pengikut, dan telah berkembang menjadi seperti sekarang ini. Kekuatan utamanya adalah kecepatan pada mesin yang lebih…

Export Schema di PhpMyadmin
Uncategorized / 1 Maret 2013

Fitur terbaru dari phpmyadmin adalah export desain database ke file PDF, SVG, DIA, VISIO, dan EPS. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan export desain database mysql lewat phpmyadmin: Masuk ke phpmyadmin lalu pilih database yang akan dibuat schema-nya. Klik menu paling kanan (More) – Designer. Atur kembali layout dari schema yang ada sesuai keinginan. Jangan lupa klik tombol Save (gambar disket). Klik icon pdf. Kalau belum pernah bikin export ke pdf untuk database tersebut, akan muncul form isian “Create a page and export to it” . Isikan pada field “New page name:” nama pdf yang diinginkan, misal: “itd_schema”. Klik tombol Go. Kembali ke halaman depan (Home), lalu pilih database yang tadi telah dibuat schema-nya. Klik menu Operations. Cari link (lalu klik) “Edit or export relational schema” (ada di bagian paling bawah). Pada bagian paling bawah ada blok “Display relational schema:”. Silahkan pilih jenis file apa yang diinginkan untuk diexport (PDF, SVG, DIA, VISIO, EPS) dengan mengklik menu pulldown yang defaultnya adalah PDF. Jangan lupa pilih orientasi dan ukuran kertas. Klik tombol Go. Akan muncul window popup (Open with atau Save) seperti biasa. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.