Catat Wahai Sejarah!

7 Juli 2013

by Dr. Aidh Alqarni

Catat Wahai Sejarah !

Militer membiarkan Mubarak selama 18 hari sejak ratusan oposan tewas berjatuhan. Tetapi mereka hanya memberi waktu 48 jam saja kepada Mursi pasca tewasnya puluhan pendukung.

Catat Wahai Sejarah !

Kantor Kerajaan Saudi tidak berkomentar terhadap revolusi Januari hingga kini. Tetapi dia paling dulu memberi ucapan selamat sejenak setelah pengumuman Kudeta Juni.

Catat Wahai Sejarah !

Emirat membekukan hubungan dengan Mesir setelah kejatuhan Mubarak. Tetapi dia serta merta menggelontorkan bantuan bensin, solar, dan bantuan makanan setelah kejatuhan Mursi.

Catat Wahai Sejarah !

Mubarak dan aparatnya bebas merdeka berbulan-bulan setelah revolusi Januari sebelum akhirnya mereka dipenjarakan. Tetapi Mursi dan aparat pembantunya langsung ditahan, justru sebelum kudeta diumumkan.

Catat Wahai Sejarah !

Kita biarkan beberapa bulan sejak 25 Januari, kita menuntut kejatuhan pemerintah setelah kejatuhan simbol-simbolnya. Tetapi sekarang kita tidak menemukan simbol apapun untuk dijatuhkan setelah Mursi.

Catat Wahai Sejarah !

Kepolisian yang bersih menarik diri setelah kejatuhan Mubarak. Tetapi mereka mendadak garang setelah kejatuhan Mursi.

Catat Wahai Sejarah !

Militer tidak mampu mengamankan negara selama kurun 2,5 tahun pasca Mubarak. Tetapi mereka mampu mengamankan negara dalam tempo 2,5 jam pasca Mursi.

Catat Wahai Sejarah !

Syekh Al-Azhar menolak keluar menjadi hakim pada peristiwa 25 Januari. Tetapi dia mendukung pencopotan Mursi pada 30 Juni untuk menjaga perdamaian umum.

Catat Wahai Sejarah !

Uskup melarang umat Kristiani turun pada 25 Januari. Tetapi dia terlibat dalam pengumuman kudeta 30 Juni.

Catat Wahai Sejarah !

TV Mesir menjawab di atas jembatan Qasr al-Nil, dan mendistorsi para pemberontak pada 25 Januari. Tetapi mereka menyiarkan langsung Tahrir Square pada 30 Juni.

Catat Wahai Sejarah !

Para artis dan seniman seronok menyuarakan duka tangis atas Mubarak pada 25 Januari. Tetapi mereka justru berpesta pora gembira atas Mursi pada 30 Juni.

Catat Wahai Sejarah !

Sisa-sisa demonstran tidak bisa masuk ke Tahrir Square pada 25 Januari melalui Camel Back. Tetapi mereka dengan luluasa memasukinya pada 30 Juni.

Catat Wahai Sejarah !

Saya menuliskan ini dalam keadaan frustasi. Suatu hari nanti saya kembali menulis dalam keadaan gembira. Saya mengundang Anda untuk menyempurnakan paragraf “Catat Wahai Sejarah”.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.