Archive for : Oktober, 2012

Username dan Password Apache Tomcat

Secara default, tidak ada user yang disertakan oleh Apache Tomcat untuk mengakses menu “manager-gui”. Jika ingin menggunakan aplikasi ini, Anda harus mendefinisikan sendiri username dan password sesuka hati. Untuk mengatur username dan password Apache Tomcat silahkan edit file ../conf/tomcat-users.xml seperti berikut ini.

<?xml version=’1.0′ encoding=’utf-8′?>

<tomcat-users>

<role rolename=”admin-gui”/>

<role rolename=”admin-script”/>

<role rolename=”manager-gui”/>

<role rolename=”manager-script”/>

<role rolename=”manager-jmx”/>

<role rolename=”manager-status”/>

<user username=”jenenge” password=”wongEndi2011″ roles=”admin-gui,manager-gui”/>

<user username=”jenang” password=”wongendi2011″ roles=”admin-script,manager-script,manager-status”/>

<user username=”baning” password=”wongEndi2011″ roles=”manager-jmx”/>

</tomcat-users>

Tentu saja Anda dapat mengganti username dan password (dalam tanda doble quote) sesuai keinginan Anda.

Catatan Penting

Mulai versi 7, single manager role diganti menjadi 4 manager role yaitu:

  • manager-gui (untuk mengakses HTML GUI dan Status Pages)
  • manager-script (untuk mengakses Text Interface dan Status Pages)
  • manager-jmx (untuk mengakses JMX Proxy dan Status Pages)
  • manager-status (untuk mengakses Status Pages)

Sedangkan single admin role diganti menjadi 2 admin role, yaitu:

  • admin-gui (untuk mengakses HTML GUI)
  • admin-script (untuk mengakses Text Interface)

Instalasi dan Konfigurasi PostgreSQL

PostgreSQL, sering disingkat Postgres, adalah sebuah object-relational database management system (ORDBMS) yang tersedia untuk banyak platforms termasuk Linux, FreeBSD, Solaris, MS Windows and Mac OS X. Ia dirilis di bawah Lisensi PostgreSQL, yaitu sebuah lisensi khas MIT, dan dengan demikian ia adalah free dan open source software. PostgreSQL didevelop oleh PostgreSQL Global Development Group, terdiri dari beberapa relawan yang dipekerjakan dan disupervisi oleh perusahaan seperti Red Hat.

Oke, ga perlu kata-kata berbusa, to the point saja!

PostgreSQL Installation

Buka terminal dan ketikkan command berikut untuk menginstall postgresql :

sudo apt-get install postgresql

PostgreSQL Configuration

Setelah sukses melakukan instalasi postgresql, Anda perlu mengkonfigur postgresql menggunakan configuration file /etc/postgresql/9.1/main/postgresql.conf (9.1 adalah versi dari postgresql yang terinstal dalam Ubuntu).

Secara default, koneksi via TCP/IP di-disabled sehingga user tidak dapat mengakses PostgreSQL server dari komputer lain. Untuk meng-enable koneksi TCP/IP edit file /etc/postgresql/9.1/main/postgresql.conf dan lakukan perubahan-perubahan sebagai berikut.

  • Ubah #listen_addresses = ‘localhost’ menjadi…

listen_addresses = ‘localhost, 192.168.1.9’    #ip server tempat postgresql adalah 192.168.1.9

  • Ubah juga #password_encryption = on menjadi…

password_encryption = on

Memberi hak akses dari mesin client dalam LAN

Tambahkan baris berikut dalam file /etc/postgresql/9.1/main/pg_hba.conf

host     all     all     192.168.1.0/24     md5

Baris di atas maksudnya adalah memberi hak akses kepada client, via network connection TCP/IP dengan ataupun tanpa SSL (host), access ke seluruh database untuk seluruh users dari IP addresses 192.168.1.0 hingga 192.168.1.255 dan menggunakan md5 password encryption.

Setup PostgreSQL Users and Password

NOTE: Seluruh commands di bawah ini dieksekusi menggunakan postgres privileged user.

  • Membuat User :  Buka terminal dan ketikkan perintah createuser lalu jawablah beberapa pertanyaan untuk membuat user postgreSQL.

sudo -u postgres createuser

Enter name of role to add: juragan

Shall the new role be a superuser? (y/n) n

Shall the new role be allowed to create databases? (y/n) n

Shall the new role be allowed to create more new roles? (y/n) n

CREATE ROLE

  • Membuat Database : Gunakan perintah createdb untuk membuat database.

sudo -u postgres createdb linuxdb

CREATE DATABASE

  • Memberikan Akses kepada User terhadap suatu database.

sudo -u postgres psql

postgres=# alter user juragan with encrypted password ‘password’;

ALTER ROLE

postgres=# grant all privileges on database linuxdb to juragan;

GRANT

Selanjutnya, pada mesin client (Linux Ubuntu), ketik perintah beriku untuk menginstall PostgreSQL client.

sudo apt-get install postgresql-client

Setelah sukses menginstal postgresql client pada mesin client, Anda dapat melakukan koneksi ke server dengan perintah berikut.

psql -h <postgresql_server_name> <database_name> <username>

Setelah memasukkan password Anda telah masuk ke PostgreSQL dalam mode command line.

Gunakan perintah berikut (dari terminal) untuk mengkontrol PostgreSQL server.

Start the service : /etc/init.d/postgresql start

Stop the service : /etc/init.d/postgresql stop

Know the status : /etc/init.d/postgresql status

Restart the service : /etc/init.d/postgresql restart

Membuat password utama PostgreSQL:

sudo -u postgres psql

postgres-# \password

Enter new password:

Enter it again:

postgres-#

Membuat password untuk user bernama juragan:

sudo -u postgres psql

postgres-# \password juragan

Enter new password:

Enter it again:

postgres-#

Istall adminpack Extension

pgAdmin (database management tools untuk Postgresql) biasanya memberi warning ketika mendeteksi pada PostgreSQL instance belum mempunyai terinstall adminpack. Untuk menginstall adminpack extension, jalankan psql command berikut:

juwarto@MAZATO:~$ sudo -u postgres psql

psql (9.1.6)

Type “help” for help.

postgres=# create EXTENSION adminpack

postgres-# \q

juwarto@MAZATO:~$

MySQL Backup-Restore Command Line

Meskipun telah banyak tools tersedia (mulai dari yang opensource hinga proprietary, dari yang gratis hinga berbayar) namun seringkali diperlukan untuk melakukan proses backup dan restore database mysql melalui command line. Pada saat kita dihadapkan pada situasi yang mengharuskan/memerlukan penggunaan command line dalam backup dan restore database mysql mudah-mudahan catatan kecil ini bermanfaat.

Backup

$ mysqldump -u root -p POS > POS_backup.sql

Command di atas akan membackup database POS ke dalam file “POS_backup.sql”.

$ mysqldump -u root -p POS pos_pelanggan pos_penjualan > POS_backup.sql

Command di atas akan membackup hanya tabel “pos_pelanggan” dan tabel “pos_penjualan” saja yang ada dalam database POS ke dalam file “POS_backup.sql”.

$ mysqldump -u root -p –databases POS Akuntansi Personalia > tigadb_backup.sql

Command di atas akan membackup database “POS”, “Akuntansi”, dan “Personalia” sekaligus ke dalam file “tigadb_backup.sql”.

$ mysqldump -u root -p –all-databases > alldb_backup.sql

Command di atas akan membackup seluruh database yang ada di server ke dalam file “alldb_backup.sql”.

Apabila database yang akan dibackup berukuran sangat besar sebaiknya dilakukan backup sekaligus kompresi dengan syntax berikut :

  • $ mysqldump -u [uname] -p[pass] [dbname] | gzip -9 > [backupfile.sql.gz]

Untuk mengekstrak file kompresi tersebut gunakan syntax berikut :

  • $ gunzip [backupfile.sql.gz]

Restore

$ mysql -u root -p POS < POS_backup.sql

Command di atas akan merestore file “POS_backup.sql” ke dalam database POS.

gunzip < [backupfile.sql.gz] | mysql -u [uname] -p[pass] [dbname]

Command di atas digunakan untuk merestore backupfile yang terkompresi ke dalam database.

mysqlimport -u [uname] -p[pass] [dbname] [backupfile.sql]

Untuk merestore database yang sedang exist bisa menggunakan perintah import seperti command di atas.