Avasin Biomedik Modern

20 November 2011

Di dalam dunia kedokteran, sesungguhnya, ada tiga jenis penyembuhan yaitu, penyembuhan dengan sendirinya yang berarti alamiah dari dalam tahan tubuh, dengan bantuan obat serta dengan bantuan peralatan. Ada kalanya penyembuhan perlu memakai dua jenis tersebut sekaligus.

Kita tentunya telah melihat dan merasakan dampak perkembangan pengobatan alternatif atau yang menggunakan peralatan di Indonesia. Salah satunya, menjamurnya praktek pengobatan akupunktur yang bertujuan meringankan hingga menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Namun, ada baiknya jika Anda mengenal lebih dalam salah satu teknik pengobatan avasin yaitu teknik pengobatan yang mirip dengan akupunktur namun bukan termasuk pengobatan alternatif karena langsung ditangani oleh dokter.

Pada awalnya Terapi Avasin disebut Awaasin Alkay, yang berasal dari bahasa Arab; Awaasin dan Alkay. Awaasin berarti seperangkat instrumen (asal kata โ€œausunโ€: instrumen, bentuk jamaknya: โ€œawaasinโ€), sedangkan Alkay berarti pencapan dengan api. Metode pengobatan alkay sudah dikenal berabad-abad lamanya sejak zaman peradaban Mesir Kuno dan Babilonia, termasuk pada zaman Rasulullah SAW. Metode ini dikenal sebagai Alkay Lama. Pada abad 16 M, para ilmuwan Muslim, di antaranya Ahmad Ibnu Ruman, menyempurnakan metode pengobatan Alkay lama, yakni menggantikan api untuk pemanas instrumen dengan obat-obatan. Inilah yang kemudian dikenal sebagai Awaasin Alkay. Jejak Alkay Lama yang masih digunakan kedokteran modern saat ini adalah metode Kauterisasi.

Di Indonesia, metode pengobatan Awaasin Alkay pertama kali dikembangkan oleh Ma’had Atthib al Islami di bawah Yayasan Asy Syifa (1959-1966). Pada tahun 1987, Ma’had Atthib al Islami dihidupkan lagi di bawah naungan Yayasan Ibnu Ruman. Pada tahun 2000, dokter-dokter yang tergabung dalam IDAVI (Ikatan Dokter Avasinolog) memperkaya dan memodifikasi metode pengobatan Awaasin Alkay dan menamakan metode pengobatan tersebut Terapi Avasin. Ahlinya disebut Avasinolog. Terapi Avasin merupakan metode pengobatan Awaasin Alkay yang dimodofikasi dalam mengisi ruang kosong metode pengobatan kedokteran biomedik modern, sehingga Terapi Avasin bukan merupakan metode pengobatan alternatif.

“Kalau akupunktur lebih melalui jalur meridian atau titik tengah, misalnya mentotok pada titik syaraf, sedangkan kita prinsipnya lebih ke daerah pusat totok yang lebih luas dari sekedar titik-titik syaraf tadi,” ujar dr Yaya Aria Santosa dari Klinik Mampang Medika yang membuka praktek di Jalan Tegalparang Utara no. 18, Jakarta Selatan.

Terapi Avasin ini, hanya boleh diterapkan oleh dokter yang telah memiliki lisensi sebagai Avasinolog sehingga ketepatan diagnosis dan terapi dapat dipertanggungjawabkan dalam konteks kedokteran biomedik. Untuk mendapatkan lisensi tersebut juga harus melalui privat sekitar 2 tahun dan harus lulus ujian pendidikan khusus avasinologi.

Karena tekniknya berbeda, maka peralatan yang digunakan juga berbeda dan khusus dikeluarkan yayasan Ibnu Ruman tempat dimana metode asal negeri Syria atau sejak zaman Mesir Kuno dan Babilonia ini di sempurnakan. Sehingga, perlatan tersebut tidak akan dijual secara komersil, hanya dokter yang telah lulus menjadi terapis avasin yang dapat menggunakannya.

“Bentuk jarum dan besarnya diameter jarum berbeda-beda, karena setiap penyakit memerlukan perlakuan totok syaraf yang berbeda pula, contohnya jarum yang ujungnya segitiga yang umumnya digunakan untuk percabangan syaraf atau percabangan pembuluh darah,” ungkap dr. Yaya.

Selain itu, menurutnya, teknik menotok pusat syaraf juga berbeda seperti menekan, memijat serta menggelintirkan/memutar tergantung dari jenis penyakit yang diderita si pasien.

Berikut inilah penyakit yang dapat diatasi dengan terapi Avasin:

  • gangguan nyeri (nyeri kepala, nyeri sendi, nyeri otot, nyeri tendon, dan lain-lain),
  • gangguan fungsional sistem organ (degenerative desease seperti darah tinggi, kencing manis, kegemukan, asma, stroke, lemah syahwat, dan sebagainya),
  • gangguan infeksi (commond cold, myosis, tendenitis, TBC, kejang demam, sinusitis, dan sebagainya),
  • gangguan neoplasma (tumor).

Selain therapeutik dan rehabilitatif, terapi avasin juga dapat digunakan sebagai metode preventif dan promotif seperti meningkatkan kebugaran, menahan atau memperlambat proses penuaan, meningkatkan kesuburan, meningkatkan kecerdasan anak, pencegahan stroke dan serangan jantung.

Banyak teori dasar biomedik yang menguatkan efektifitas metode Terapi Avasin ini, sehingga bisa meningkatkan tingkat efektifitas dan efisiensi pengobatan tanpa harus melakukan langkah invasif (Non-Invasive Medical Care) dan dengan efek samping sangat minimal.

Menurut data dari situs http://www.avasinmedicalcenter.com saat ini ada beberapa avasinolog yang berpraktek di berbagai daerah sebagai berikut:

  • dr. Adhirusman, Av – Jakarta – 0811176777
  • dr. Rina, Av – Depok – 08129945111
  • dr. Tati, Av – Depok – 081511401515
  • dr. Jefni, Av – Depok – 081381147735
  • dr. Rusmini, Av – Bogor – 0818105739
  • dr. Neni, Av – Bogor – 081518864294
  • dr. Harry Rayadi, Av – Bandung – 081572724724
  • dr. Muslih, Av – Bandung – 081321229391
  • dr. Raya, Av – Bandung
  • dr. Susi, Av – Bandung – 08122162653
  • dr. Bayu, Av – Kendal, Semarang – 085225016504
  • dr. Sugeng, Av – Demak – 081575137546
  • dr. Adang . Av – Bandung – 0811220843

Referensi :

15 Komentar

  • yunie 2 Desember 2011pada09:27

    Aku lebih senang terapi akupuntur… klo avasin baru tau setelah baca artikel ini ๐Ÿ™‚

  • yunie 2 Desember 2011pada09:29

    Aku lebih senang terapi akupuntur… klo avasin baru tau setelah baca artikel ini… sangat bermanfaat ๐Ÿ™‚

  • Edi 15 November 2014pada08:32

    Assalamu’alaikum.Wr.Wb,

    Waktu kelas 5 SD saya jatuh (thn 1988) dengan posisi punggung jatuh ke lantai, dan pertama saya ngalamin sakit akibat jatuh dulu ketika tamat SMA (1994), dan sakitnya luar biasa dari punggung sampai mata kaki sebelah kanan (hasil rontgen..ada pergeseran tulang, 1 tulang di atas tulang ekor). dan sering kambuh hingga thn 2010.
    Pada thn 2010 saya berobat ke salah satu dokter avasin di Bandung dan Alhamdulillah penyakit tersebut tidak pernah kambuh hingga sekarang (2014).

    Wassalamu’alaikum.Wr.Wb

    • rahayu ningtyas 20 Agustus 2016pada07:18

      boleh minta alamatnya yg d bandung pa , bapa berapa kali pengobatan sampai sembuh ?? dan kalau boleh tau biayanya termasuk murah atau cukup mahal ??

      • juwarto 24 Agustus 2016pada16:25

        Mohon maaf Bu, saya tidak tahu alamat yang di Bandung. Saya sendiri belum pernah menggunakan pengobatan ini Bu. Saya hanya share informasi saja ๐Ÿ™‚

      • Agung W. 29 November 2016pada09:42

        Jl. Cikutra No.312 Bandung 40124
        Telp. 022-61503500
        E-mail: klinik.averum@gmail.com
        Website: http://www.klinik-averum.com

      • Shofiyah Asy-Syifa 12 Juni 2017pada05:01

        Klinik Avasin Medika
        Jalan Holis I No. 02

        • Nien 24 Juni 2018pada14:12

          Komp metro margahayu raya, apotik assyifa 3..belakang griya

          Ada dokter adang yg praktek rabu, sabtu..alhamdlh..sy cocok pk avacin, ada benjolan d leher 2 bh sebesar kelereng hilang, urat kejepit pasca melahirkan juga..biidznillah dgn ijin Alloh bisa sembuh

  • Ayu 9 Maret 2016pada09:15

    Ini informasi baru buat saya. Makasih artikelnya. Sangat menarik.

  • Fitri(fifi) 9 Juli 2016pada12:10

    Alhamdulillah.dg terapi avasin banyak yg selalu sehat.
    Jazakumullah khairan katsir dr2 sp av

  • Suliadi 1 Juli 2017pada17:39

    Saya lagi nyari klinik avasin untuk daerah malang – jawa timur. Punya info nggak?

    • juwarto 26 Agustus 2017pada13:08

      Mohon maaf saya ga tahu pak. Artikel di atas hanya saya tulis ulang dari informasi di internet.

  • Yunita 4 Oktober 2017pada09:27

    Pilihan paling tepat dengan therapi avasin,kebetulan saya penderita lambung akut dan ditangani oleh dr Harry Hayadi di bandung, alhamdulillah membaik

  • Damanhuri 5 Desember 2017pada06:19

    Bisakah memeriksa kondisi pasen yg sakit jantung ?

    • juwarto 10 Desember 2017pada07:54

      Silahkah merujuk ke webiste referensi dari postingan ini pak. Mohon maaf saya bukan praktisi/avasinolog melainkan hanya sekedar berbagi informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.